Langsung ke konten utama

ahok membuka mata kita



Mypenaindonesia-Di dalam setiap peristiwa, seorang Muslim wajib memetik hikmah yang ada di dalamnya. Demi perbaikan diri ke depan, demi kemashlahatan umat di masa datang, dan demi semakin kokohnya tonggak-tonggak ketauhidan di dalam dada setiap orang yang mengaku Muslim. Demikian pula dengan kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok.
Dengan terang benderang kita semua bisa melihat apa yang terjadi di sekitar kasus Ahok. Tidak perlu seseorang yang berpendidikan tinggi untuk bisa menilai apakah yang berlaku sekarang ini merupakan keadilan atau ketidak-adilan. Sudahlah, kita tidak perlu lagi berpolemik tentang hal ini. Tanyalah pada sanubarimu yang tidak pernah berdusta. Soal apakah kamu mau mendengarkan atau pura-pura tidak mendengar, itu terserah kepada masing-masing.
Ahok telah membuka mata kita semua.
Dengan  adanya Ahok dengan segala tingkah-polahnya, kita menjadi tahu siapa saja yang ada di sampingnya atau di belakangnya. Kita juga menjadi tahu siapa yang ada di depannya membela habis-habisan.
Dengan adanya Ahok kita menjadi tahu, siapa dari kita yang ternyata rela menjual akidah Islam dengan harga sangat murah, bahkan hanya ditukar dengan sekantung plastik sembako.
Dengan adanya Ahok kita menjadi paham, tokoh-tokoh palsu yang selama ini mengaku Islam ternyata malah berdiri bersama-sama dengan penista agama Allah Swt.
Dengan adanya Ahok kita menjadi sadar, siapa tetangga di kiri dan kanan rumah kita.
Dengan adanya Ahok kita menjadi tahu bagaimana sebenarnya wajah pemerintahan yang sekarang tengah berkuasa.
Dengan adanya Ahok, kita bisa memilah siapa kawan seiring dan siapa kawan yang bisa saja akan menohok dari belakang.
Dengan adanya Ahok, kita diperlihatkan Allah Swt orang-orang yang selama ini bangga bergelar kiai haji atau ustadz, namun sesungguhnya bertolak-belakang dengan gelarnya itu.
Dengan adanya Ahok, kita menjadi tahu siapa yang mencintai agama ini dan siapa yang lebih mencintai dunia fana.
Dengan adanya Ahok, kita menjadi sadar siapa saja ulama yang sungguh-sungguh ulama tauhid dan mana “ulama” yang palsu.
Dengan adanya Ahok, kita jadi mampu memilah mana orang yang lurus dan mana orang yang tidak.
Dengan adanya Ahok, kita menjadi tahu kualitas umat ini.
Dengan adanya Ahok, Allah Swt telah banyak menyadarkan kita tentang ayat-ayat Qur’an yang ternyata setelah belasan abad sungguh-sungguh masih sangat relevan dengan kekinian dan hingga yaumil akhir nanti. Allahu Akbar!
Dengan adanya Ahok, kita banyak belajar tentang Qur’an. Umat Iam Indonesia semakin menyatu dan mengkristal. Semoga ini bisa menjadi kekuatan bagi kebaikan dan kemashlahatan bersama.
Dengan adanya Ahok, kita benar-benar bisa menilai diri kita sendiri. Apakah kita ini seorang Muslim yang baik, yang berani memperjuangkan agama Allah Swt, atau cuma seorang manusia yang bersyahadat namun masih takut untuk berbuat demi tegaknya Islam. Atau bahkan, naudzubillahi min dzalik, kita malah berada di dalam barisan kaum munafikin dan murtadin?
Dengan adanya Ahok, kita bisa bercermin, siapa diri kita sebenarnya dan siapa mereka.
Dengan adanya Ahok, kita bisa menilai mereka, dan sekarang terserah kepada kita masing-masing, di dalam bilik suara, apakah kita tetap mempertahankan keislaman kita, atau kita malah bergabung dengan kaum munafikun dan murtadin yang jelas akan mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah Swt kelak.
Apakah kamu menjamin esok msih bisa hidup? Wallahu’alam bishawab. []

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menakar Peran Generasi Muda dalam Pencapaian Ekonomi dan Politik Negara

Terus mengembangkan peran muda dalam kemajuan ekonomi dan politik menjadi banyak perhatian. Bahkan, sejumlah negara menjadikan kepemilikan generasi muda ini menjadi aset masa depan yang paling berharga. Seperti di Indonesia, saat ini generasi muda memegang peran penting dalam banyak aspek kehidupan bernegara dari sisi politik hingga ekonomi. Untuk itu, perlu menjadi perhatian banyak pihak untuk tetap menjaga kontribusi pemuda terhadap demokrasi, transformasi politik kesejahteraan, ekonomi dan kemajuan pemuda. Ryano menjelaskan, ada beberapa hal yang gagasan tentang transformasi menuju politik kesejahteraan. Pertama , dominasi politik kekuasaan di kalangan organisasi kepemudaan yang tidak mampu mencapai tujuan organisasi sebenarnya serta belum mampu menjawab kebutuhan setiap pengurus dan anggota organisasi. Kedua , lanjut dia, kondisi bangsa Indonesia saat ini yang tengah dihadapkan pada tantangan yang lebih besar."Oleh karena itu, pemuda dan organisasi kepemudaan harus memil...

makalah pasar tradisional dan modern

TUGAS MAKALAH FIQIH Guru:Apoah s.pd OLEH: ·       AGUNG AR ROSIIYD ·       M.ULUL ALBAB KEMENTERIAN AGAMA MANPK MAN 2 MATARAM Tahun pelajaran 2017/2018 DAFTAR ISI Daftar isi………………………………………………… ........................................ Bab I pendahuluan A.     latar belakang…………………………… .......................................... B.      Rumusan masalah……………………… .................................................. C.      Tujuan penulisan…………………… ............................................ D.     Metode penulisan…………………………………………………. Bab II pembahasan A.     Pengertian Pasar modern …………… .......................................................... B.      Pengertian Pasar tradisional ……………………… ...................................... C.      Perbedaan transa...

Pentingnya Pendidikan Politik Untuk Masyarakat

Pentingnya Pendidikan Politik Untuk Masyarakat  Penulis : Muhammad Ananda Auliya’a Mazwar Masyarakat pada umumnya tidak mengetahui dan memahami apa hak dan kewajiban mereka sebagai warganegara. Mereka hanya hidup berdasarkan kepentingan mereka masing-masing dan tanpa peduli dengan hak dan kewajiban mereka. Padahal jika mereka menggunakan hak dan kewajiban mereka sebagai warganegara dalam partisipasi politik, mereka dapat turut serta merubah pola pemerintahan yang ada pada negara yang dapat mempengaruhi hidup mereka. Pendidikan politik harusnya membina dan mengembangkan pengetahuan masyarakat dalam kehidupan politik guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena masyarakat merupakan sumber daya insani potensial yang perlu dikembangkan dan diakutualkan, juga perlu mendapatkan pendidikan politik yang wajar, supaya mampu berpartisipasi politik. Sebagai warga Negara Indonesia, kita harus memahami politik yang demokratis berdasarkan pancasi...